Dua hari yang lalu handphone kesayangan saya 'ngadat', satu satunya mobile device dual GSM yang saya miliki sebagai orang penting (haiihhh!!!) tiba tiba saja tidak berfungsi karena sebuah 'kecelakaan kecil'. Sang pemilik jasa service handphone yang baik hati dan juga memiliki counter berjualan handphone dengan manisnya berkata "daripada diperbaiki, mending beli baru saja mas .. biaya service dan ganti part ga beda jauh dengan harga kalau beli baru".
Hiks! Alangkah malangnya, saya pun terpaksa melirik ke mesin ATM untuk mengeluarkan sejumlah uang agar bisa membeli handphone baru. Benar benar sebuah pengeluaran yang tidak terduga untuk bulan ini.
Dan karena saya termasuk orang 'gaptek' yang tidak begitu mengikuti perkembangan handphone, maka mesin pencari Google adalah media untuk mencari informasi handphone murah meriah dengan standard ISO .. ISO digawe telpon, ISO digawe sms an ...
Tapi terus terang kemudian saya kecewa, review tentang sebuah merk handphone yang saya cari, bias iklan yang saya temukan. Dalam proses pencarian tentu saja saya ingin mendapatkan sebuah informasi atau 'review' tentang pengalaman pengguna, plus minus dari handphone tersebut dan lain sebagainya. Tapi yang sering saya temukan malah hanya sekedar 'copy paste' iklan. Kesan yang saya tangkap 'para pemberi informasi' ini hanya ingin 'nunut terkenal' sebagai product reviewer tanpa pernah menggunakan atau bahkan menyentuh handphone itu sendiri
Posting Me Too atau Pokoknya Gue Juga Posting adalah sebuah fenomena yang sering terjadi dalam aktifitas blogging, sebuah fenomena ketika para blogger mengambil momentum atas sebuah kejadian yang sedang 'hangat hangatnya' dibicarakan, mulai dari sekedar gossip artis sampai dengan produk produk terbaru yang diluncurkan ... tujuannya apalagi jika bukan untuk memancing perkara pengunjung yang datang dari mesin pencari informasi karena memasukkan keywords dari posting yang telah dipublikasikan.
"Posting me too" adalah sah sah saja menurut saya, selama posting yang dipublikasikan memang memberikan 'sentuhan' ulasan dan penulisan yang berbeda, berdasarkan pengalaman, pemikiran diri sendiri dan tidak hanya sekedar "gue juga posting".
---
By the way bagaimana dengan rencana membeli handphone baru? Rencana ini dengan sangat sukacita harus dibatalkan, karena setelah 'kasak kusuk' dengan seorang teman ditemukan sebuah tempat service yang bisa mengembalikan fungsi dari handphone saya menjadi seperti semula ...
Yeeee! Mas pemilik jasa service handphone yang pertama bo'ong ya? Biaya service dan ganti part-nya toh ga sama dengan harga beli handphone baru :P
No comments:
Post a Comment